.
Rapat Online
Penerapan New Normal di Madrasah
Oleh Bidang Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kanwil Jawa Timur
Kamis, 28 Mei 2020, Pukul 13.00-15.00 WIB.
A. Kabid Pendma Jatim
- Wacana New Normal telah beberapa kali digulirkan. Banyak pertanyaan ke Bidang Pendma, kira-kira Tahun Pelajaran 2019/2020 kapan berakhir. Secara kalender pendidikan tanggal 20 Juni 2020 sudah berakhir.
- Berdasarkan hasil rapat dengan Dirktor KSKK, penuntasan pembelajaran 2019/2020 di rumah masing-masing. Artinya tanggal 2 Juni 2020, pembelajaran dilaksanakan di rumah masing-masing.
- Madrasah yang berbasis asrama, masih akan dibahas lebih lanjut pada hari selasa minggu depan karena ada dua hal yang harus diperhatikan, yaitu :
- Kemananan/kesehatan peserta didik
- Efektivitas pembelajaran.
- Kesepakatan dalam forum:
- Bagi Madrasah berasrama, didahulukan pembelajaran berbasis daring.
- Bagi madrasah yang melaksanakan pembelajaran secara langsung, harus mendapatkan rekomendasi dari Kantor Kemenag melalui Pengawas: Pendidik dan murid-muridnya sudah bebas covid.
- Terkait kedaruratan (zona merah), madrasah mengikuti keputusan pemerintah daerah masing-masing. Kebijakan implementasi pendidikan tetap mengacu kepada kalender pendidikan Kanwil Kemenag Jatim dan pembelajaran menjadi wilayah tanggung jawab kepala madrasah masing-masing.
- Pesan dari Direktur:
- Jangan terburu-buru dalam penerapan New Normal di Madrasah
- Kita harus melihat kesiapan madrasah masing-masing terkait protokol kesehatan.
B. Kasi Sarpras Pendma Jatim
Hasil Rapat Koordinasi Perencanaan New Normal di Madrasah, tanggal 27 Mei 2020
- Data WHO per tanggal 20 Mei 2020, bahwa 4% pasien yang terpapar Covid-19 adalah anak-anak usia 6-14 tahun. Oleh karena itu penerapan New Normal di Jawa Timur perlu dibahas secara seksama bersama-sama.
- Pemikian utamanya adalah jangan sampai penerapan New Normal, karena belum adanya kesiapan sarana dan prasarana, akan berdampak pada adanya Cluster Baru penyebaran Covid-19.
- Penerapan New Normal
- Madrasah harus melakukan pemetaan sarana prasananya: jumlah toilet, thermogun, tempat cuci tangan, ventilasi, handsanitizer, dan lain-lain.
- Madrasah wajib melaksanakan screening kesehatan kepada guru, tenaga kependidikan serta siswa.
- Madrasah perlu melakukan tes Covid-19. Biaya untuk tes Covid-19 cukup mahal. Tes Covid-19 secara sampling untuk 10% dari jumlah siswa.
- Guru/Tendik/siswa yang telah lolos tahapan sreening Covid-19 untuk diberi tanda, apabila tidak lolod skrining dikarenakan lokasi tempat tinggal berada di zona merah, maka melakukan penugasan di rumah dan tidak diperkenankan bertugas di madrasah.
- Madrasah wajib meng-update perkembangan/informasi penyebaran.
- Detil protokol kesehatan dalam penerapan New Normal bisa dibaca pada slide.
C. Tanggapan-Tanggapan
Arifin Kasi Pendma
- Setuju untuk menyelesaikan pembelajaran 2019-2020 secara daring.
- New Normal diterapkan pada tahun pelajaran baru.
Bu Binti
- Penerapan New Normal cukup berat bagi madrasah
- Pelaksanaan pembelajaran/PAT bisa dilaksanakan secara online.
- Penerapan kelulusan tanggal 6 Juni mohon petunjuk
Bu Emy Pengawas
- Perlu kehati-hatian dalam penerapan New normal
- Penerapan perlu dilakukan secara bergiliran
- Penerapan perlu dilakukan evaluasi.
Bu Ida Pengawas
- Pengawas segera melakukan pendataan madrasah yang siap
- Pengawas akan memberikan pendampingan kepada madrasah yang melakukan PBM New Normal.
- Pengawas akan memberikan rekomendasi
- Melalukan pengawasan dan pemantauan, ada instrumen
- Jadwal Khsuus
- Protokol tempat ibadah, membawa alat sholat sendiri, jarak antar jamaah
- Protokol kesehatan
- Tracing zona siswa
- Data Moda transport
- Surat keterangan isolasi mandiri
- Membawa bekal makanan
- SOP PBM, Kedatangan, kepulangan,
- Pelaksanaan tes Covid atau surat keterangan sehat dari puskesmas
- SK Tim Pencegah Covid
- Masker, bilik desinfektan, tempat cuci tangan dan lain-lain.
Pak Siswo Widodo Kasi Pendma Ponorogo
- Panduan Kurikulum darurat, bagaimana pengimplementasiaanya dalam kondisi New Normal. Terutama sekali berkaitan dengan pembelajaran dan Simpatika.
- Ada efek karambol atau domino efek dari penerapan New Normal.
Pak Sutrisno Ketua KKMI
- Apakah panduan kurikulum darurat dengan adanya New Normal tetap dilaksanakan?
- KMA 184 dengan adanya kurkulum darurat bagaimana implementasinya?
- Kurikulum agama 183-184 dilaksanakan secara bertahap atau keseluruhan?
- Perlu segera diterbitkan surat edaran dari Kanwil terkait dengan LFH.
Pak Basuki Ketua KKM MA
- Sepakat madrasah tidak mendahului penerapan New Normal.
- SE dari Kanwil ditunggu.
- GTK, masuk tanggal 13 Juli maka perlu mempersiapkan diri dari sekarang.
Pak Moh. Ali Wafa MAN Bangkalan
- Penerapan Kurikulum darurat sangat tepat untuk kondisi New Normal.
- SE sangat ditunggu.
- Banyaknya protokol kesehatan yang harus dipenuhi, maka perlu ada pertemuan lanjutan.
- Usul agar pengawas juga merapatkan barisan, agar format yang akan digunakan mendapat tanggapan dari pengawas yang lain.
- Dalam Kurikulum darurat, maka setiap KI/KD setiap mapel tidak harus disampaikan semuanya. Lama jam pembelajaran tatap muka tetap sama, tetapi jumlah jam per minggunya yang dikurangi.
D. Tanggapan
1. Pak Kabid
- Persiapan KBM tetap kita harus antisipasi penerapan New Normal, terutama dari kesiapan Sarpras dan pemetaan SDM bebas Covid-19. Bila hal ini menjadi persyaratan, maka biaya dapat diambilkan dari dana BOS. Lakukan persiapan-2 keamanan dari sisi kesehatan: jarak tempat duduk antara siswa 1,5 Meter. Satu kelas hanya bisa diisi sejumlah separuh jumlah siswa. Siswa bisa
- Guru yang berpotensi diabet, tekanan darah tinggi dianjurkan untuk WFH.
- Hasil rapat menuntaskan akhir pelajaran dengan WFH, TFH ataupun LFH.
- Tanggal 13 Juli 2020 diperkirakan sudah pelaksanaan New Normal, dan madrasah perlu mempersiapkan:
- Penyiapan kebijakan madrasah terkait update kesehatan.
- Membentuk Tim Penanganan Covid: menyiapkan, mengontrol dan mengevaluasi yang diperkuat dengan SK Kepala Madrasah.
- Menyusun kebijakan dan prosedur pelaporan gejala Covid-19.
- Layanan pembelajaran
- Proses screening kesehatan bagi GTK dan siswa.
- Screening zona lokasi guru, karyawan dan siswa.
- Pengawas yang berhak untuk mengecek kesiapan masing-masing madrasah dan memberikan rekomendasi untuk penerapan New Normal.
- Dalam kurikulum darurat, semua siswa harus mendapatkan layanan, apakah dengan daring atau luring.
- Kurikulum 184, sangat fleksibel. Silahkan madrasah melakukan modifikasi dalam kondisi darurat Covid-19.
- Ada acuan bagi pengawas, dimana ada item-item yang cukup banyak manakala akan menyusun instrumen.
- Ada 2 hal harus diperhatikan.
- Sebelum protokol kesehatan betul-betul dipenuhi jangan menghadirkan siswa ke madrasah.
- Pengaturan shift pembelajaran, dalam kelas diisi 20 siswa. Separuh siswa belajar di kelas dan separoh siswa belajar di rumah, sehingga anak terlayani dengan baik dan aman.
- Untuk madrasah berasrama, tolong diatur tempat tidurnya, fasilitas ibadahnya, dan ruang isolasi mandiri harus disiapkan.
- Dalam persiapan tahun ajaran baru, maka diutamakan pembelajaran secara daring, setelah pengawas memberikan rekomendasi maka silahkan melaksanakan pembelajaran secara langsung. Manajemen pembelajaran harus ditata dengan baik.
2. Kasi Kelembagaan
- New Normal adalah keniscayaan, mau tidak mau harus kita hadapi. Masalahnya kapan diterapkan. Hanya
- Ada dua hal yang harus kita persiapkan:
- Kesiapan sarana dan prasarana
- Kesiapan pengelolaan pembelajaran
- Ada beberapa protokol yang harus dijalankan. Tim Satgas Covid-19 yang harus mempersiapkan dari sekarang sampai dengan tanggal 13 Juli 2020.
- Pembelajaran sebenarnya normal, hanya waktunya yang tidak normal, misalnya biasanya 45 menit diubah menjadi 20 menit tetapi di Simpatika tetap dituliskan 45 menit.
3. Kasi GTK
- Ada hal penting yang perlu kami sampaikan, ada banyak GTK yang tidak yakin terhadap adanya Covid-19. Oleh karena itu perlu ada sosialisasi kepada guru dan tenaga kependidikan oleh Kasi Pendma, Kepala Madarasah untuk merubah mindset pendidik dan tenaga kependidikan.
- Simpatika juga dalam kondisi darurat Covid-19, sehingga tidak ada masalah dalam penanganan New Normal.
- Tugas Pengawas:
- Melalukan pendataan terhadap madrasah yang siap menerapkan New normal.
- Melakukan pendampingan
- Merekom madrasah yang siap melaksanakan
- Melakukan pemantauan pelaksanaan PBM dalam kondisi New Normal
4. Kasi Kesiswaan
- Penerapan New normal perlu dipersiapkan dengan baik, baik sarana prasarana maupun penataan pembelajarannya.
- Proses ini perlu dilakukan secara bertahap, perlu koordinasi bersama guru, orang tua,
- Dalam kondisi apapun kita harus memanfaatkan sarana, kondisi dan fasilitas untuk menuntaskan belajar anak. Banyak sarana belajar yang belum kita manfaatkan dengan maksimal.
- Layanan pembelajaran selama ini masih berorientasi pada aspek kognitif, tetapi ada hal aspek paedagogis yang kurang diperhatikan. Pembelajaran perlu didesain agar siswa bisa menggali informasi sendiri, memecahkan masalah, menyampaikan kemampuannya.
5. Kasi Kurev
- KMA 184 tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat.
- Guru perlu masuk lebih awal untuk mengondisikan kelas dan pembelajarannya.
6. Kasi Sarpras
- Ada regulasi S 369/2020 dari Menteri Keuangan tentang pemutakhiran akun terkait pencegahan Covid-19. Misal pembelajaan bilik dalam kondisi New Normal, diperbolehkan, penyemprotan desinfektan, thermogun bisa menggunakan akun 522.192.
- Pemberdayaan UKS di masing-masing madrasah menjadi sangat penting.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar